Sumatif Tengah Semester Genap
Tahun Pelajaran 2025/2026
(PAB)
Nama : ________________________________ Kelas : ..... ( )
______
Petunjuk Soal
1.
Tulislah nama di baris yang telah disediakan!
2.
Jawablah pertanyaan dengan tulisan
yang jelas dan rapi!
3.
Periksa Kembali
pekerjaanmu sebelum diserahkan ke pengawas ujian!
|
A. Berilah tanda silang (X) pada huruf a,b,c,
atau d pada jawaban yang benar!
1.
Siska
melihat temannya yang berbeda agama kesulitan membawa barang untuk acara
ibadahnya. Siska segera membantu tanpa mempedulikan perbedaan agama mereka.
Cerminan pilar moderasi yang dilakukan Siska adalah....
a.
Komitmen
Kebangsaan c.
Anti-kekerasan
b.
Toleransi d.
Akomodatif budaya lokal
2.
Di
sebuah desa, umat Buddha ikut serta menjaga keamanan saat umat agama lain
sedang merayakan hari besarnya. Hal ini adalah bentuk nyata dari….
a.
Dialog
Moderasi c.
Egoisme kelompok
b.
Konflik
kepentingan d.
Dominasi mayoritas
3.
Salah
satu pilar moderasi adalah "Anti-kekerasan". Prinsip ini sejalan
dengan ajaran Buddha yaitu….
a.
Anicca c.
Dukkha
b.
Ahimsa d.
Panna
4.
Jika
ada teman yang mengejek cara kita berdoa, tindakan yang paling sesuai dengan
cara menangani konflik secara bijak adalah....
a.
Membalas
mengejeknya agar adil
b.
Menjauhi
teman tersebut selamanya
c.
Berhenti
berdoa agar tidak diejek lagi
d.
Melaporkan
kepada guru dan mengajaknya berdialog dengan tenang
5.
Pilar
"penghormatan terhadap budaya lokal" yaitu....
a.
Menghapus
tradisi lama dengan ajaran agama baru
b.
Menolak
semua budaya yang tidak tertulis di kitab suci
c.
Menghargai
dan menyelaraskan tradisi budaya setempat dengan nilai agama
d.
Menganggap
budaya sendiri paling benar
6.
Saat
melakukan dialog moderasi, sikap yang paling penting kita miliki adalah….
a.
Berbicara
terus tanpa mendengarkan
b.
Memaksa
orang lain setuju dengan pendapat kita
c.
Mendengarkan
dengan penuh perhatian dan empati
d.
Mencari
kesalahan pendapat orang lain
7.
Terjadi
perbedaan pendapat saat menentukan jadwal kerja bakti di Vihara. Cara terbaik
menanganinya Adalah....
a.
Voting
suara terbanyak tanpa diskusi c.
Mengikuti kemauan ketua saja
b.
Musyawarah
untuk mencapai mufakat d. Membatalkan
acara kerja bakti
8.
Makna
"Komitmen Kebangsaan" sebagai pilar moderasi yang harus kita lakukan
Adalah….
a.
Mencintai
agama dan negara secara seimbang
b.
Mengutamakan
kepentingan kelompok di atas negara
c.
Membenci
budaya dari luar negeri
d.
Hanya
berteman dengan orang satu suku
9.
Kita
perlu melakukan dialog saat terjadi kesalahpahaman. Alasanya yang paling tepat
adalah….
a.
Untuk
memenangkan perdebatan
b.
Untuk
mencari tahu siapa yang paling salah
c.
Untuk
membangun saling pengertian dan kedamaian
d.
Agar
terlihat lebih pintar dari orang lain
10.
Dalam
menangani konflik, Buddha mengajarkan kita untuk memadamkan api kebencian
dengan... A. Api yang lebih besar B. Kekuatan fisik C. Kasih sayang (Metta) D.
Berdiam diri tanpa melakukan apa pun
11.
Di
kantin sekolah, Adi tidak sengaja menumpahkan minuman ke baju Budi. Budi merasa
marah, namun ia teringat pilar "Anti-kekerasan". Tindakan Budi yang
paling tepat adalah….
a.
Meminta
Adi ganti rugi 10 kali lipat
b.
Menahan
amarah dan meminta penjelasan Adi dengan tenang
c.
Membalas
menumpahkan air ke baju Adi
d.
Berteriak
agar semua orang melihat kesalahan Adi
12.
Ketika
sedang berdiskusi kelompok, kita harus menerapkan "Dialog Moderasi".
Hal ini berarti jika pendapat kita tidak terpilih, sikap kita seharusnya
Adalah....
a.
Keluar
dari kelompok dan bekerja sendiri
b.
Menerima
dengan lapang dada demi kepentingan bersama
c.
Merasa
rendah diri dan tidak mau bicara lagi
d.
Memaksa
anggota lain untuk memilih pendapat kita
13.
Merayakan
hari besar agama di rumah masing-masing dengan tetap menjaga ketenangan agar
tidak mengganggu tetangga yang tidak merayakan. Hal tersebut merupakan
implementasi pilar meoderasi yaitu….
a.
Komitmen
Kebangsaan c.
Toleransi
b.
Anti-kekerasan d.
Penghormatan budaya lokal
14.
Ajaran
Buddha tentang "Kalama Sutta" (tidak langsung percaya begitu saja)
sangat membantu dalam menangani konflik, utamanya adalah….
a.
Kerjasama
antar umat beragama c.
Pembacaan paritta di vihara
b.
Penyebaran
berita bohong yang memecah belah d.
Pelaksanaan ibadah rutin
15.
Jika
kamu melihat ada dua temanmu yang berselisih paham mengenai aturan permainan,
peranmu sebagai murid yang memahami moderasi Adalah....
a.
Menjadi
penengah (mediator) dan mengajak mereka berdialog
b.
Membela
teman yang paling dekat saja
c.
Menonton
pertengkaran mereka sampai selesai
d.
Menyuruh
mereka berkelahi untuk menentukan siapa yang menang
B. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan baik
dan benar!
16. Jelaskan
apa yang dimaksud dengan Empat Pilar Moderasi Beragama dengan bahasa
yang mudah dimengerti!
17. Berikan
satu contoh konkret praktik pilar "Toleransi" yang pernah kamu
lakukan di sekolah!
18. Kasus:
Di kelasmu, ada teman yang tidak mau berkelompok dengan murid dari agama
tertentu. Bagaimana cara kamu menasihatinya menggunakan prinsip moderasi?
19. Mengapa
Dialog dianggap sebagai cara terbaik dalam menangani konflik
dibandingkan dengan bertengkar? Berikan alasannya!
20. Tuliskan
3 langkah praktis untuk menangani konflik jika kamu sedang merasa marah
kepada teman!
21. Jelaskan
hubungan antara pilar "Anti-kekerasan" dengan ajaran kasih
sayang (Metta) dalam agama Buddha!
22. Kasus:
Sebuah vihara dibangun dengan gaya arsitektur bangunan lokal daerah tersebut.
Pilar moderasi mana yang diterapkan dalam kasus ini? Jelaskan alasannya!
23. Tuliskan
ciri-ciri seseorang yang memiliki Komitmen Kebangsaan yang kuat dalam
lingkungan sekolah!
24. Bagaimana
cara melakukan Dialog Moderasi yang efektif jika kedua belah pihak
sedang sama-sama emosi?
25. Tuliskan
satu pesan singkat untuk teman-temanmu agar selalu menjaga perdamaian meskipun
memiliki perbedaan keyakinan!
|
NILAI |
TTD
GURU |
TTD ORANG TUA/ WALI |
|
|
|
|
Kunci Jawaban:
Perhitungan
Nilai Akhir:
= 100
(Saran:
Bobot Pilihan Ganda bisa diberi 2 poin per soal, dan Essay 7 poin per soal).
A. Pilihan Ganda
- B | 2. A | 3. B | 4. D | 5. C | 6. C
| 7. B | 8. A | 9. C | 10. C
- B | 12. B | 13. C | 14. B | 15. A
B. Essay
16. Komitmen
kebangsaan (cinta tanah air), Toleransi (menghargai perbedaan), Anti-kekerasan
(damai), Akomodatif budaya lokal (menghargai tradisi).
17. (Kebijaksanaan
Guru - Contoh: Meminjamkan alat tulis pada teman beda agama).
18. Mengajak
bicara baik-baik, menjelaskan bahwa semua orang setara dan kerja kelompok
tujuannya belajar bersama, bukan membedakan agama.
19. Karena
dialog membuka komunikasi, menjelaskan salah paham, dan menghasilkan solusi
tanpa menyakiti.
20. Menenangkan
diri (napas dalam), mendengarkan penjelasan lawan bicara, berbicara dengan
kata-kata yang tidak kasar.
21. Keduanya
sama-sama melarang perbuatan menyakiti makhluk lain baik melalui ucapan maupun
tindakan fisik.
22. Akomodatif
terhadap budaya lokal. Karena menunjukkan agama bisa selaras dan memperkaya
budaya setempat.
23. Menghormati
bendera, mengikuti upacara, berteman dengan semua suku, menaati aturan sekolah.
24. Menunggu
emosi reda lebih dulu, mencari penengah (guru/orang tua), dan mulai bicara
dengan kepala dingin.
25. (Kebijaksanaan
Guru - Contoh: "Berbeda itu indah, mari bersatu dalam kasih sayang").
Tidak ada komentar:
Posting Komentar