Kamis, 12 Maret 2026

Soal STS Genap kelas 6

Sumatif Tengah Semester Genap

Tahun Pelajaran 2025/2026

(PAB)

Nama   : ________________________________                                          Kelas : ..... (     ) ______

Petunjuk Soal

1.     Tulislah nama di baris yang telah disediakan!

2.     Jawablah pertanyaan dengan tulisan yang jelas dan rapi!

3.     Periksa Kembali pekerjaanmu sebelum diserahkan ke pengawas ujian!

 

TP 6.3 menerapkan hak dan kewajiban, permasalahan dan solusinya di rumah, sekolah, dan rumah ibadah sebagai dasar keyakinan terhadap Agama Buddha, melalui pembelajaran ramah anak serta mencerminkan kehidupan yang moderat

 

 

 

 


A.  Berilah tanda silang (X) pada huruf a,b,c, atau d pada jawaban yang benar!

1.       Siska melihat temannya yang berbeda agama kesulitan membawa barang untuk acara ibadahnya. Siska segera membantu tanpa mempedulikan perbedaan agama mereka. Cerminan pilar moderasi yang dilakukan Siska adalah....

a.     Komitmen Kebangsaan                                        c. Anti-kekerasan

b.     Toleransi                                                              d. Akomodatif budaya lokal

2.       Di sebuah desa, umat Buddha ikut serta menjaga keamanan saat umat agama lain sedang merayakan hari besarnya. Hal ini adalah bentuk nyata dari….

a.     Dialog Moderasi                                                  c. Egoisme kelompok

b.     Konflik kepentingan                                            d. Dominasi mayoritas

3.       Salah satu pilar moderasi adalah "Anti-kekerasan". Prinsip ini sejalan dengan ajaran Buddha yaitu….

a.     Anicca                                                                  c. Dukkha

b.     Ahimsa                                                                 d. Panna

4.       Jika ada teman yang mengejek cara kita berdoa, tindakan yang paling sesuai dengan cara menangani konflik secara bijak adalah....

a.     Membalas mengejeknya agar adil

b.     Menjauhi teman tersebut selamanya

c.     Berhenti berdoa agar tidak diejek lagi

d.     Melaporkan kepada guru dan mengajaknya berdialog dengan tenang

5.       Pilar "penghormatan terhadap budaya lokal" yaitu....

a.     Menghapus tradisi lama dengan ajaran agama baru

b.     Menolak semua budaya yang tidak tertulis di kitab suci

c.     Menghargai dan menyelaraskan tradisi budaya setempat dengan nilai agama

d.     Menganggap budaya sendiri paling benar

6.       Saat melakukan dialog moderasi, sikap yang paling penting kita miliki adalah….

a.     Berbicara terus tanpa mendengarkan

b.     Memaksa orang lain setuju dengan pendapat kita

c.     Mendengarkan dengan penuh perhatian dan empati

d.     Mencari kesalahan pendapat orang lain

7.       Terjadi perbedaan pendapat saat menentukan jadwal kerja bakti di Vihara. Cara terbaik menanganinya Adalah....

a.     Voting suara terbanyak tanpa diskusi                  c. Mengikuti kemauan ketua saja

b.     Musyawarah untuk mencapai mufakat                d. Membatalkan acara kerja bakti

8.       Makna "Komitmen Kebangsaan" sebagai pilar moderasi yang harus kita lakukan Adalah….

a.     Mencintai agama dan negara secara seimbang

b.     Mengutamakan kepentingan kelompok di atas negara

c.     Membenci budaya dari luar negeri

d.     Hanya berteman dengan orang satu suku

9.       Kita perlu melakukan dialog saat terjadi kesalahpahaman. Alasanya yang paling tepat adalah….

a.     Untuk memenangkan perdebatan

b.     Untuk mencari tahu siapa yang paling salah

c.     Untuk membangun saling pengertian dan kedamaian

d.     Agar terlihat lebih pintar dari orang lain

10.    Dalam menangani konflik, Buddha mengajarkan kita untuk memadamkan api kebencian dengan... A. Api yang lebih besar B. Kekuatan fisik C. Kasih sayang (Metta) D. Berdiam diri tanpa melakukan apa pun

11.    Di kantin sekolah, Adi tidak sengaja menumpahkan minuman ke baju Budi. Budi merasa marah, namun ia teringat pilar "Anti-kekerasan". Tindakan Budi yang paling tepat adalah….

a.     Meminta Adi ganti rugi 10 kali lipat

b.     Menahan amarah dan meminta penjelasan Adi dengan tenang

c.     Membalas menumpahkan air ke baju Adi

d.     Berteriak agar semua orang melihat kesalahan Adi

12.    Ketika sedang berdiskusi kelompok, kita harus menerapkan "Dialog Moderasi". Hal ini berarti jika pendapat kita tidak terpilih, sikap kita seharusnya Adalah....

a.     Keluar dari kelompok dan bekerja sendiri

b.     Menerima dengan lapang dada demi kepentingan bersama

c.     Merasa rendah diri dan tidak mau bicara lagi

d.     Memaksa anggota lain untuk memilih pendapat kita

13.    Merayakan hari besar agama di rumah masing-masing dengan tetap menjaga ketenangan agar tidak mengganggu tetangga yang tidak merayakan. Hal tersebut merupakan implementasi pilar meoderasi yaitu….

a.     Komitmen Kebangsaan                                                   c. Toleransi

b.     Anti-kekerasan                                                                 d. Penghormatan budaya lokal

14.    Ajaran Buddha tentang "Kalama Sutta" (tidak langsung percaya begitu saja) sangat membantu dalam menangani konflik, utamanya adalah….

a.     Kerjasama antar umat beragama                                     c. Pembacaan paritta di vihara

b.     Penyebaran berita bohong yang memecah belah            d. Pelaksanaan ibadah rutin

15.    Jika kamu melihat ada dua temanmu yang berselisih paham mengenai aturan permainan, peranmu sebagai murid yang memahami moderasi Adalah....

a.     Menjadi penengah (mediator) dan mengajak mereka berdialog

b.     Membela teman yang paling dekat saja

c.     Menonton pertengkaran mereka sampai selesai

d.     Menyuruh mereka berkelahi untuk menentukan siapa yang menang

 

B.  Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan baik dan benar!

16.    Jelaskan apa yang dimaksud dengan Empat Pilar Moderasi Beragama dengan bahasa yang mudah dimengerti!

17.    Berikan satu contoh konkret praktik pilar "Toleransi" yang pernah kamu lakukan di sekolah!

18.    Kasus: Di kelasmu, ada teman yang tidak mau berkelompok dengan murid dari agama tertentu. Bagaimana cara kamu menasihatinya menggunakan prinsip moderasi?

19.    Mengapa Dialog dianggap sebagai cara terbaik dalam menangani konflik dibandingkan dengan bertengkar? Berikan alasannya!

20.    Tuliskan 3 langkah praktis untuk menangani konflik jika kamu sedang merasa marah kepada teman!

21.    Jelaskan hubungan antara pilar "Anti-kekerasan" dengan ajaran kasih sayang (Metta) dalam agama Buddha!

22.    Kasus: Sebuah vihara dibangun dengan gaya arsitektur bangunan lokal daerah tersebut. Pilar moderasi mana yang diterapkan dalam kasus ini? Jelaskan alasannya!

23.    Tuliskan ciri-ciri seseorang yang memiliki Komitmen Kebangsaan yang kuat dalam lingkungan sekolah!

24.    Bagaimana cara melakukan Dialog Moderasi yang efektif jika kedua belah pihak sedang sama-sama emosi?

25.    Tuliskan satu pesan singkat untuk teman-temanmu agar selalu menjaga perdamaian meskipun memiliki perbedaan keyakinan!

 

NILAI

TTD GURU

TTD ORANG TUA/ WALI

 

 

 

 

 

 

 

                                                                                                       

 

 

 

 

 

Kunci Jawaban:

 

Perhitungan Nilai Akhir:

 

 

 = 100

(Saran: Bobot Pilihan Ganda bisa diberi 2 poin per soal, dan Essay 7 poin per soal).

 

A.    Pilihan Ganda

  1. B | 2. A | 3. B | 4. D | 5. C | 6. C | 7. B | 8. A | 9. C | 10. C
  1. B | 12. B | 13. C | 14. B | 15. A

B.    Essay

16.   Komitmen kebangsaan (cinta tanah air), Toleransi (menghargai perbedaan), Anti-kekerasan (damai), Akomodatif budaya lokal (menghargai tradisi).

17.   (Kebijaksanaan Guru - Contoh: Meminjamkan alat tulis pada teman beda agama).

18.   Mengajak bicara baik-baik, menjelaskan bahwa semua orang setara dan kerja kelompok tujuannya belajar bersama, bukan membedakan agama.

19.   Karena dialog membuka komunikasi, menjelaskan salah paham, dan menghasilkan solusi tanpa menyakiti.

20.   Menenangkan diri (napas dalam), mendengarkan penjelasan lawan bicara, berbicara dengan kata-kata yang tidak kasar.

21.   Keduanya sama-sama melarang perbuatan menyakiti makhluk lain baik melalui ucapan maupun tindakan fisik.

22.   Akomodatif terhadap budaya lokal. Karena menunjukkan agama bisa selaras dan memperkaya budaya setempat.

23.   Menghormati bendera, mengikuti upacara, berteman dengan semua suku, menaati aturan sekolah.

24.   Menunggu emosi reda lebih dulu, mencari penengah (guru/orang tua), dan mulai bicara dengan kepala dingin.

25.   (Kebijaksanaan Guru - Contoh: "Berbeda itu indah, mari bersatu dalam kasih sayang").

Tidak ada komentar:

Posting Komentar