MATERI PEMBELAJARAN
PENDIDIKAN
AGAMA BUDDHA DAN BUDI PEKERTI
MODUL 4.09: TOLERANSI DALAM PERGAULAN
|
Satuan Pendidikan |
SD Sariputra |
|
Kelas / Semester |
IV / Ganjil |
|
Tahun Pelajaran |
2026–2027 |
Alokasi Waktu: 2 JP (1x Pertemuan)
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, peserta
didik diharapkan mampu:
1. Menjelaskan pengertian toleransi dalam pergaulan.
2. Memahami pentingnya menghargai perbedaan.
3. Meneladani sikap Buddha Sakyamuni dalam menghargai sesama manusia.
4. Menunjukkan sikap toleransi di rumah, sekolah, dan rumah ibadah.
5. Gotong Royong sebagai Wujud Toleransi
Dalam modul, terdapat cerita tentang warga
desa tempat tinggal Mita yang memiliki agama berbeda-beda, tetapi tetap
melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan secara bersama-sama. Kerja
sama tersebut membuat desa menjadi bersih, indah, dan bermanfaat bagi
masyarakat.
Dari cerita tersebut, kita dapat belajar
bahwa:
·
Perbedaan bukan penghalang
untuk bekerja sama.
·
Setiap orang dapat memberikan
sumbangan sesuai kemampuannya.
·
Gotong royong mempererat
persaudaraan.
·
Kerukunan membawa kebahagiaan
dan manfaat bagi semua orang.
Contoh di sekolah adalah membersihkan kelas
bersama-sama, membagi tugas secara adil, dan menyelesaikan pekerjaan tanpa
saling menyalahkan.
6. Cara Menyelesaikan Masalah dalam Pergaulan
Dalam pergaulan, terkadang kita mengalami
perselisihan atau perbedaan pendapat. Kita harus menyelesaikannya dengan tenang
dan tidak menggunakan kekerasan.
Langkah-langkah menyelesaikan masalah
dengan baik:
1. Menenangkan diri ketika merasa marah.
2. Mendengarkan penjelasan teman.
3. Menyampaikan pendapat dengan sopan.
4. Mencari jalan keluar yang adil bagi semua pihak.
5. Meminta maaf dan memaafkan jika terjadi kesalahan.
Contoh
kasus: Ketika mengerjakan tugas kelompok, Rina
ingin membuat poster, sedangkan Budi ingin membuat gambar cerita. Mereka
sebaiknya mendengarkan alasan masing-masing, berdiskusi, kemudian memilih cara
yang disepakati bersama. Mereka tidak perlu bertengkar hanya karena memiliki
pendapat berbeda.
C. Kesimpulan Materi
Toleransi dalam pergaulan adalah sikap
menghargai perbedaan dan memperlakukan orang lain dengan baik. Toleransi dapat
diwujudkan melalui cinta kasih, belas kasih, gotong royong, sikap saling
menolong, dan kemampuan menyelesaikan masalah secara damai.
Sebagai peserta didik yang mempelajari
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti, kita hendaknya meneladani Buddha
Sakyamuni dengan mengembangkan cinta kasih kepada semua makhluk.
Pesan pokok:
Kerukunan dalam kelompok akan mendatangkan kebahagiaan.
D. Latihan Soal
1.
Apa yang dimaksud dengan toleransi dalam pergaulan?
Jawaban: Toleransi dalam
pergaulan adalah sikap menghargai dan menghormati perbedaan yang dimiliki orang
lain.
2.
Apa arti semboyan Bhinneka Tunggal Ika?
Jawaban: Berbeda-beda
tetapi tetap satu.
3.
Sebutkan tiga contoh sikap toleransi di sekolah!
Jawaban: Berteman tanpa
membeda-bedakan agama atau suku; menghargai pendapat teman ketika berdiskusi;
membantu teman yang mengalami kesulitan.
4.
Mengapa kita harus melakukan gotong royong meskipun memiliki perbedaan agama
atau budaya?
Jawaban: Karena gotong
royong mempererat persaudaraan, menciptakan kerukunan, dan memberikan manfaat
bagi semua orang.
5.
Ketika kamu berbeda pendapat dengan teman saat mengerjakan tugas kelompok, apa
yang sebaiknya kamu lakukan? Jelaskan!
Jawaban: Saya sebaiknya
tetap tenang, mendengarkan pendapat teman, menyampaikan pendapat dengan sopan,
dan mencari kesepakatan bersama tanpa bertengkar.
E. Refleksi Diri Peserta Didik
Berilah tanda centang (✓) pada pernyataan
yang sesuai dengan dirimu.
☐
Saya menghargai teman yang berbeda agama dan budaya.
☐
Saya tidak mengejek teman yang memiliki perbedaan.
☐
Saya mau bekerja sama dengan semua teman.
☐
Saya menyelesaikan perselisihan dengan berbicara baik-baik.
☐
Saya berusaha mengembangkan cinta kasih kepada semua makhluk.
Tuliskan satu sikap toleransi yang akan
kamu lakukan mulai hari ini:
........................................................................................................................
........................................................................................................................