Ceramah Hari Asadha Selasa, 30 Juli 2024
“Makna Peringatan Asadha Puja”
Ibu Bapak Guru yang saya Hormati, Ananda sekalian yang saya
banggakan.
Pada hari yang penuh berkah ini, kita
berkumpul untuk merayakan Asadha, salah satu hari raya penting dalam agama
Buddha. Asadha memiliki makna yang sangat mendalam dan istimewa, karena pada
hari inilah Sang Buddha pertama kali mengajarkan Dhamma kepada lima orang
pertapa di Taman Rusa, Isipatana, dekat Benares. Peristiwa ini dikenal sebagai
"Pemutaran Roda Dhamma" atau "Dhammacakkappavattana Sutta"
yang menandai awal dari penyebaran ajaran Buddha ke seluruh dunia.
Judul Lagu: “Lima pertapa”
Ananda sekalian, ajaran yang
disampaikan oleh Sang Buddha pada hari Asadha ini adalah Empat Kebenaran Mulia
yang didalamnya ada Jalan Mulia Berunsur Delapan. Empat Kebenaran Mulia
mengajarkan kita tentang adanya penderitaan, sebab dari penderitaan, akhir dari
penderitaan, dan jalan menuju akhir penderitaan. Sedangkan Jalan Mulia Berunsur
Delapan memberikan kita panduan konkret untuk menjalani hidup yang benar,
dengan pandangan yang benar, niat yang benar, ucapan yang benar, tindakan yang
benar, penghidupan yang benar, usaha yang benar, perhatian yang benar, dan
konsentrasi yang benar.
Judul Lagu: “Empat Kebenaran Mulia”
Perayaan Asadha ini mengingatkan kita
untuk selalu berusaha memahami dan mengamalkan ajaran Sang Buddha dalam
kehidupan sehari-hari. Marilah kita merenungkan makna mendalam dari ajaran ini
dan berkomitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik, bijaksana, dan penuh
kasih sayang. Dengan demikian, kita tidak hanya membawa kedamaian bagi diri
kita sendiri, tetapi juga bagi orang-orang di sekitar kita. Semoga perayaan
Asadha ini membawa kebahagiaan, kedamaian, dan berkah bagi kita semua. Sabbe
Satta Bhavantu Sukhitatta, semoga semua makhluk hidup berbahagia.
Terima kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar